Rabu, 01 Desember 2021

Komitmen Menulis di Blog

 

Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume : 8
Gelombang : 21
Tanggal : 20 Oktober 2021
Tema : Komitmen Menulis Di Blog
Narasumber : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si


           

        Malam ini sebagai narasumber adalah seorang guru hebat yang bertugas di Jakarta, karena kesuksesan dan kharisma yang ada dalam diri beliau sehingga dapat berkeliling Indonesia bahkan keliling dunia beliau adalah Bapak Drs. Dedi Dwitagama, M.Si yang merupakan seorang Learning, Training, Motivating, Inspiring, Empowering People dan  sebagai moderatornya Bu Aam Nurhasanah.

            Pembelajaran malam ini tidak seperti malam yang sebelumnya, mungkin peserta semua merasakan , hal sama denganku biasanya admin akan menutup komentar dari peserta, tetapi malam ini Pak Dedi memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan berkomen secara langsung dalam chat WA.

            Selanjutnya dengan diawali oleh moderator Bu Aam, materi dilanjutkan oleh narasumber Pak Dedi. Kali ini narasumber menjawab pertanyaan dari Bu Maryani tentang apa itu Blog. Blog adalah website berupa media online yang berisi konten dalam bentuk artikel atau tulisan, video dan foto yang dikelola oleh seorang blogger atau penulis.Blog dikenal di As sudah ada sejak tahun 1994

             Masih menjawab pertanyaan dari peserta Pak Dedi menjawab, "Menulis bukan karena Dewi Fortuna, menulis adalah proses meninggalkan jejak dalam hidup, menulis itu tergantung niat, menulis cukup 1, 2, 3 alinea, itu terserah kita, lakukan sesuatu dengan serius kita akan menjadi apa-apa karena hidup hanya sekali".  Menjawab pertanyaan ibu Umi Agus, kalau melihat blog teman dengan membaca tulisan blog orang lain tidak apa apa, ini dapat menambah ide kita, kita tulis lagi dengan gaya kita itu jadi sesuatu yang beda, kita kembangkan sehingga mempunyai sesuatu yang berbeda tetapi jangan di copy paste.

             Semakin malam pertanyaan yang diajukan oleh peserta semakin banyak. pada  akhirnya kesimpulan yang bisa diambil dari narasumber adalah Menulis adalah proses meninggalkan jejak, menulislah setiap saat, ceritakan hal apapun yang ada dalam pikiran kita, karena dengan menulis di blog akan meninggalkan kesan kepada pembaca, sehingga suatu hari disaat  ketidakhadiran kita di dunia ini, dapat dikenang oleh semua orang, tentang keberadaan kita pada saat itu"


Mengatasi Writer's Block

 


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume : 7
Gelombang : 21
Tanggal : 18 Oktober 2021
Tema : Mengatasi Writter's Block
Narasumber : Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr



        Assalamualaikum wr. WB
        Salam Literasi...
        Malam pertemuan ke-7 Pelatihan Belajar Menulis PGRI lanjut lagi pada materi malam ini disampaikan oleh Ibu Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr, seorang Ibu guru muda yang memiliki banyak prestasi, dan moderator Bu Maesaroh yang sama- sama banyak prestasi nya. Materi malam ini adalah Writter's Block. 

        Apa itu Writer's Block ? Writer's Block adalah keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya (Wikipdia)



        Ada beberapa penyebab dari Writer's block, antara lain : 


  • Mencoba metode/topik baru dalam menulis, topik yang asing atau mencoba metode baru dalam menulis bisa membuat kita mengalami WB". Bagaimana solusinya?
    antara lain bisa dengan mempelajari lebih seksama terkait metode baru tersebut (misal terbiasa menulis cerpen kemudian harus menulis KTI), atau jika terkait tema, kita bisa jeda sedikit saat menulis lalu membaca referensi tambahan terkait tema untuk memperkaya wawasan dan kosa kata. 
  • Stress, keadaan stres sangat mempengaruhi pikiran seseorang yang bisa berakibat timbulnya malas bagi seseorang apalagi untuk penulis pemula. menurut saya cara mengatasinya adalah dengan membuat diri kita bahagia, misal dengan cara bernyanyi atau dengan membaca kitab suci.
  • Lelah fisik/mental, dalam keadaan seperti ini sangat berat untuk seseorang dalam melakukan aktivitas pribadi. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan beristirahat yang cukup untuk memulihkan tenaga kita, makan yang bergizi. 
  • Terlalu perfeksionis, sikap ini sebenarnya bisa membuat kita bersemangat dalam melakukan aktivitas apapun akan tetapi bisa juga berakibat kita malas apabila tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Apabila hal ini terjadi, jangan mengeluh tetap semangat, istirahat sejenak sembari memikirkan langkah selanjutnya. 
            Dengan melakukan kegiatan menulis bebas secara rutin, kita bahkan bisa menemukan ide-ide baru untuk menulis banyak hal lain. Ini tentu saja bermanfaat dalam menyembuhkan penyakit Writer's Block. Tetap semangat  dalam menulis meskipun ada orang yang tidak suka tulisan kita karena sebenarnya kita tidak tahu ada berapa banyak yang suka akan tulisan kita.
        
            Terimakasih ibu Ditta atas ilmu yang telah diberikan kepada semua peserta, semoga ilmu yang disampaikan akan menambah wawasan dan semangat dalam berkarya dan menulis. 

    " Menulislah dalam gelap karena didalam gelap terdapat cahaya yang akan menyinari "
        
      


Menulis Membuatku Naik Kelas Dan Berprestasi

 


Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Resume ke : 6
Tanggal : 15 Oktober 2021
Tema : Menulis Membuatku Naik Kelas Dan Berprestasi
Narasumber : Aam Nurhasanah, S.Pd


        Pertemuan ke-6 malam ini dengan narasumber Bu Aam Nurhasanah, S.Pd, moderator, narasumber, kurator dan editor dari naskah peserta kelas belajar menulis Omjay dan naskah teman – teman guru lainnya.dan didampingi oleh moderator Ms Phia . Melihat materi yang disampaikan Bu Aam, bertambah kecil lah kemampuan diri ini, sungguh takjub dengan karya dan pembagian waktu beliau. Menurut Bu Aam bahwa :

        Pada materi kali ini bu Aam mengatakan ide menulis bagi seorang pemula bisa dengan 
  • mulai dari hal yang disukai, 
  • mulai dari album foto, 
  • mulai dari diri sendiri, 
  • mulai dari cerita teman atau sosial media dan
  • mulai menulis dari sekarang
karena setiap orang bisa menjadi penulis dan membuat tulisan jika ada kemauan, tekad, tidak ragu dan tidak malu.
           
          Ide menulis itu, dapat dimulai dari hal yang kita sukai misalnya kita dapat menceritakan hal-hal yang pernah kita alami, kita rasakan yang berkesan bagi kita, sehingga dapat dibuat menjadi sebuah tulisan. Dari melihat sebuah foto juga kita dapat membuat sebuah tulisan yang memiliki makna. Bisa juga dari media sosial atau mendengar cerita teman, pada intinya disaat kita memiliki ide segera kita tuangkan aksara kita sehingga menghasilkan sebuah tulisan.

      Berusaha menulis dari hati sehingga apa yang kita tulis juga akan sampai ke hati pembacanya. Dalam menulis hendaklah kita melawan rasa malas pada saat kita ingin menuangkan ide-ide menjadi sebuah karya. Kita juga harus mengecek kembali apa yang sudah kita tuliskan untuk menghindari adanya kesalahan dalam penulisan kata. Kemudian kita juga harus melakukan blog walking atau membaca blog kawan-kawan kemudian memberi komentar pada tulisan-tulisan kawan yang sudah kita kunjungi. Latihlah kemampuan menulis setiap hari jangan pernah menyerah dan apabila kita tidak mendapatkan hal yang sesuai dengan harapan, kita jangan pernah ada rasa kecewa. Tetap lah menulis karena dengan menulis dapat naik kelas.


    Didalam menulis ada beberapa tips yang harus diperhatikan antara lain :
    •       Berusaha menulis dari hati dengan mengekspresikan ide – ide yang berserak
    •      Taklukkan rasa malas ketika hendak menulis, percaya diri saja ketika menulis
    •     Sebelum tulisan di Publish, cek lagi tulisan anda untuk menghindari typo (salah ketik)
    •         Sering Blog Walking (BW) dan memberikan komentar pada blog teman
    •       Latihlah kemampuan menulis kita dengan menulis setiap hari
    •        Ikutlah challenge menulis di setiap kesempatan
    •         Jangan kecewa ketika belum menang atau gagal, tetap semangat menulis untuk berprestasi
    •          Menulislah untuk berbagi dan menginspirasi negeri
    Bu Aam juga membagikan tips menjadi juara blog, karena beliau pernah menjadi juara 1 lomba Blog yang diadakan PGRI.
    •       Banyak membaca , dengan banyak membaca kita seakan dapat mengarungi dunia.
    •       Sering Blog Walking, kita dapat mengunjungi banyak blog orang lain untuk menambah perbendaharaan kata serta menambah pengetahuan kita dalam menulis dan kita juga dapat memberikan komentar pada blog tersebut
    •       Aktif dikomunitas menulis, hal ini juga dapat membantu pengetahuan kita dalam hal menulis dan dengan bergabung pada komunitas kita memiliki wadah yang tepat dalam menulis
    •      Belajar mengedit sebelum memposting untuk menghindari typo (salah ketik), dengan begitu kita dapat mengetahui dimana kekurangan dan kesalahan dalam penulisan kita.
    •      Ikut lomba blog, 
    •       Terus mengasah diri dengan belajar sepanjang hayat

        Diakhir penyampaian materi Bu Aam mengatakan "Selalu semangat untuk menulis, belajar tanpa henti, dan jika bertemu hambatan, santai dulu lakukan hobi yang lain, lalu kembali menulis.."

        Kalimat motivasi nya mengatakan "Ayo kita naik kelas sama sama, terbitkan buku sebanyak banyaknya, dan tujuan menulis diwujudkan"

         Ayo kumpulkan keberanian, luruskan niat, fokus, cari inspirator dan motivator, atur skala prioritas, jangan jadikan menulis sebagai beban tapi buatlah sebagai kebutuhan. Karena kalau menulis sudah menjadi kebutuhan maka gairah *passion* akan tetap terjaga. Menulis adalah sebuah keterampilan yang harus diasah. Tiap orang punya potensi yang sama tinggal diasah dengan menulis setiap hari. Tetap berproses, percaya diri sendiri, dan niat berbagi menginspirasi negeri. Rajinlah menulis hingga karyamu berbuah manis.

            Terimakasih kepada bu Aam untuk materi yang disampaikan semoga ilmu, informasi yang diberikan dapat bermafaat bagi saya pribadi dan kepada semua peserta dan semoga semua peserta dapat menghasilkan tulisan dan karya. 
















Motivasi Menulis

 

Judul : Pelatihan Belajar Menulis PGRI
Tanggal : 1 Desember 2021
Resume : 26
Gelombang : 21
Tema : Motivasi Menulis
Narasumber : Dail Maa'ruf, M.Pd


        Malam ke-26 pada tanggal 1 Desember 2021 sungguh malam yang mungkin bagi semua orang sangat membahagiakan, tentunya dengan pikiran dan perasaan dari masing-masing orang. Malam ini tema kita adalah Motivasi Menulis dengan narasumber Bapak Dail Ma'ruf dan moderator Ibu Raliyanti. 


      Pertemuan kali ini dibuka moderator dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr wb.
Apa kabar bapak ibu hebat di seluruh nusantara? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap semangat untuk belajar. Jumpa lagi dengan saya Raliyanti, yang insyaallah pada kesempatan malam ini  Rabu, 1 Desember 2021 akan menemani bapak ibu semua di kelas belajar menulis PGRI.
Malam ini memasuki pertemuan ke-26. Luar biasa. Tinggal 4 kali pertemuan lagi. Tetap semangat ya bapak ibu... Jangan kasih kendor!!!
       Selanjutnya materi dilanjutkan oleh Bapak Dail, beliau alumni BM 19 dan 20 pada bulan September 2021 
        Menurut beliau, menulis tidak boleh iseng-iseng, harus punya niat yang bagus misalnya ingin belajar jadi penulis dan menghasilkan banyak buku yang bermanfaat bagi murid dan orang lain. Kl tidak ada tujuan maka galau.... kaya ABG yang nongkrong di cafe seharian. Gak hasilkan apa apa hanya ngobrol dan katawa ketiwi. Maka mumpung masih ada 4 materi , kita mulai berbenah ujar pak Dail. 
        
Ada 3 elemen dalam motivasi :
    1. intensitas, 
intenlah dalam menulis... luangkan waktu. BUKAN nunggu waktu luang.
    2. arah 
Arah atau tujuan jelas__ Ingin mahir nulis, maka ikuti Fatwa Guru besar BLOGER Indonesia Om Jay _ MENULISLAH SETIAP HARI, LALU LIHAT APA YANG TERJADI
    3. ketekunan
harus tekun, kudu allahumma paksakeu, jangan turuti males, capek dan sibuk, luangkan meski hanya 15 atau 30 menit untuk nulis setiap hari di Blog lau posting

kemudian apa yang harus dilakukan, memurut beliau langkah yang harus dilakukan adalah 
        Langkah 1 Mulai saja. Mulai saat ini, bukan nanti. Buat Dead line. Jika ada 5 bab isi buku Bapak Ibu maka luangkan waktu 1 bab 2 hari, jadi 1 buku 10 hari.  Buat saja naskahnya.Jangan jadi editor bagi tulisan sendiri, Kacau nanti. Maka fokus tuntaskan naskah, jika berews serahkan ke editor. nanti juga rapih dan enak dibaca. itu pengalaman saya

        Langkah kedua Fokus ketujuan Terbitkan Buku Solo : maka sesibuk apapun, secapek apapun, tetap kudu luangkan waktu untuk lanjutkan kerjaan/ PROYEK BESAR BUKU SOLO.jika kita fokus ke garis finish maka halangan dan rintangan tak ada dipedulikan. Takbiiir ...

        Adapun tujuan menulis yaitu menginformasikan segala sesuatu, membujuk, mendidik dan menghibur. sedangkan menurut syafie'ie ( 1988:51-52) tujuan menulis adalah 
1. Mengubah keyakinan pembaca
2. menanamkan pemahaman sesuatu terhadap pembaca
3. Merangsang proses berpikir pembaca
4. Menyenangkan atau menghibur pembaca
5. Memberitahu pembaca
6. Memotivasi pembaca

        Sedangkan menurut Hugo Harting ( dalam Tarigan, 1992 : 24-25) tujuan penulisana adalah 
1. Tujuan penugasan ( assesment purpose )
2. Tujuan altruistik ( Altruistic purpose )
3. Tujuan persuasi (persuasive purpose )
4. Tujuan Penerangan ( Informational purpose )
5. Tujuan Pernyataaan Diri( Self Expressive purpose )
6. Tujuan Kreatif ( Creative purpose )
7. Tujuan pemecahan masalah ( Problem solving purpose )
        

        Menurut narasumber kita malam ini, manfaat atas apa yang ditulis dapat tercermin sesuai slide berikut :

        Akhirnya materi yang disampaikan oleh narasumber kita malam ini selesai dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi tanya jawab malam ini ada pertanyaan yang berasal dari salah satu peserta yang berasal dari KUkar dan jawaban dari narasumber sangat memotivasi bagi saya, 
Bismillah
nama:  Istianah
asal: Kutai Kartanegara
gelombang: 22

Apa motivasi terbesar dan terkuat yang membuat Pak Dail cinta dunia literasi?

kemudian dijawab oleh narasumber , Motivasi saya cinta dunia literasi lebih didorong faktor kesadaran akan perintah Allah untuk kita membaca .IQRO. dan bukti sejarah mencatat bahwa peradaban akan maju jika literasi bangsa tsb bagus. Indonesia  masih di bawah budaya literasinya.  Kuatnya verbal. lihat saja di tempat kita kerja

        Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada para peserta, pada bu Rali, dan semua penanya. Moga kita semua selalu sehat dan bisa berkarya. Kembangkan literasi di tempat kita kerja dan di lingkungan

Satu Motivasi terbesar menurut Bapak Dail Ma'ruf malam ini : SAYA INGIN NAMA SAYA LEBIH PANJANG USIANYA DARI UMUR SAYA

        Terimakasih untuk narasumber, semoga materi malam ini dapat dipraktikkan sehingga saya dapat termotivasi untuk menjadi penulis hebat.    
    


















Jumat, 26 November 2021

Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

 


JUDUL                   : Pelatihan Belajar Menulis PGRI

TANGGAL            : 26 Nopember 2021

RESUME KE-       : 24

GELOMBANG    : 21

TEMA                  : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

NARASUMBER  : Imron Rosidi


            Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, malam ke-24 dalam pertemuan pembelajaran dalam pelatihan belajar menulis PGRI. sungguh malam yang sangat panjang di malam sabtu kali ini dengan narasumber Bapak Imron Rosidi, Kepala SMA 1 Bangil dan selaku tim penilai kenaikan pangkat guru pusat dari golongan 4C, D dan E dan juga sebagai ketua penilai propinsi Jawa Timur  dan di dampingi oleh moderator Bapak Dail Ma'ruf. Sang moderator terlebih dahulu menjelaskan bahwa terdapat 2 sesi dalam pertemuan malam ini yaitu sesi 1 penyampaian materi dan sesi 2 tanya jawab dan pertemuan malam ini berdurasi 2 jam sampai pukul 21 00 dan di buka dengan berdoa bersama. 

            Dengan mengucapkan salam dan syukur  kepada Allah  SWT, Bapak Imron memulai materi sehubungan dengan kenaikan dan buku-buku apa saja yang bisa digunakan kenaikan pangkat termasuk bagaimana cara kita menyusun buku yang berasal dari penelitian sebagaimana dijelaskan dalam slide berikut 

            Pada slide PowerPoint yang dibagikan dijelaskan buku-buku yang dapat dijadikan sebagai poin dalam kenaikan pangkat PNS sesuai dengan Buku 4 Pedoman Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
            Dalam penyampaian materi malam ini juga dijelaskan masih dalam slide yang sama bagaimana karya inovatif dapat dijadikan poin dalam kenaikan pangkat, dijelaskan juga buku hasil penelitian, buku pelajaran ber-ISBN , buku pengayaan (Modul/Diktat, buku penidikan) dan Buku Pedoman Guru dapat dijadikan poin untuk kenaikan pangkat seperti slide dibawah ini.
            Dijelaskan juga oleh narasumber besarnya angka kredit yang didapat pada setiap buku-buku dan modul yang ingin kita jadikan poin kenaikan pangkat seperti slide dibawah ini 

            Dijelaskan oleh narasumber bagaimana cara mengubah laporan penelitian menjadi buku yang ber-ISBN




            Dijelaskan sebelumnya pada slide 3, 4 dan 5 bahwa untuk kenaikan pangkat ada istilah pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang terdiri atas 
1. PD (Pengembangan Diri), 
2. PI (Publikasi Ilmiah) dan 
3. KI (Karya Inovatif)
dan ada 2 jenis Pengembangan Diri  yaitu 1. PD,Pengembangan Diri yaitu MGMP atau KKG
dan kedua adalah Diklat Fungsional yang diadakan oleh Lembaga diklat resmi yang diadakan perguruan tinggi dinas pendidikan atau cabang dinas dan yang terakhir adalah lembaga profesi guru selain itu tidak diakui. Selain itu dalam menulis buku, baik buku pelajaran atau buku di bidang pendidikan maupun buku sastra merupakan unsur PKB yang harus kita kuasai. 
            Dijelaskan juga oleh narasumber tentang publikasi ilmiah yang dapat dijadikan poin dalam kenaikan pangkat PNS, apakah itu Publikasi Ilmiah. Menurut Narasumber kita malam ini,Publikasi Ilmiah adalah buku-buku yang meliputi buku hasil penelitian artinya ada laporan dari PTK maupun dari penelitian eksperimen maupun dari penelitian deskriptif atau mungkin penelitian pengembangan atau riset and development bisa diubah menjadi sebuah buku. Sebuah penjelasan yang sangat penting dalam materi malam ini dan materi yang sangat penting untuk saya pribadi. 
            PKB yang berupa pengembangan diri diwajibkan untuk semua golongan dari 3A ke 3B sampai 4D ke 4E tetapi untuk Karya Inovatif, dari 3D ke golongan 4A maksimal 50% tetapi ketika di golongan  semua bebas, artinya bentuknya PI boleh KI juga boleh
            Ada hal yang sangat saya sukai dan menarik hati saya ketika narasumber mengatakan bahwa semua guru boleh mengajukan karya seni, tidak harus guru tertentu, mau guru Fisika, Kimia, Produktif atau Guru kelas boleh mengajukan novel, cerpen, puisi dan drama. 
            Akhirnya sesi pertama, penyampaian materi selesai dan narasumber mempersilahkan sesi kedua yaitu sesi tanya jawab. Ada beberapa pertanyaan dari peserta seperti pertanyaan berikut :
Saya  Bu Tini dari Serang 
Ijin bertanya Pak  : Saya ada teman tidak pernah bikin PTk dan tidak mau bikin PTK. Saat mau kenaikan pangkat, diminta karena syarat.  Minta dibantu ke pengawas, katanya bisa bayar sekian dan sekian. Itu bagaimana ??
adapun jawaban dari narasumber sebagai berikut : "Pada dasarnya tidak ada syarat wajib PTK, yang ada adalah syaratnya 1 laporan hasil penelitian bisa PTK bisa deskriptif, eksperimen ataupun pengembangan dan kita ikuti yang benar saja, tidak usah ikut pengawas yang tidak benar yang sekedar mencari uang, menurut narasumber masih banyak pengawas yang baik artinya kita membuat PTK sendiri. 
            Assalamualaikum saya Bu Tuti Umyati dari SMPN 1 Ciseeng Kab. Bogor .Pertanyaan saya, apakah ada sangsi bagi PNS/ASN yang mandek tidak mengajukan naik pangkat pada golongan tertentu? Misalnya mandek di gol. IV.a . Untuk golongan IV.a ke IV b apakah tetap diwajibkan membuat PTK?
Jawaban dari Narasumber : " Sebenarnya ada, tetapi karena guru ada kekurangan dan kalo ada sangsi maka akan ramai, maka sangsi tidak memungkinkan dan kalo bisa guru dapat naik pangkat minimal 4 tahun sekali karena itu hak guru dengan naik pangkat kita bisa berkreasi dan menulis serta nilai tambah seorang guru sebaliknya kalo kita tidak bisa menulis, tidak bisa meneliti, kita sebaiknya tidak usah naik pangkat, karena lucu ketika siswa mencontek, guru marah tetapi kita sendiri yang menjadi pencontek dengan cara membeli.
            Terimaksih kepada Bapak Imron atas materi yang telah disampaikan dan kepada semua peserta semoga materi yang disampaikan bermanfaat dalam mengajukan kenaikan pangkat PNS. Sedikit pantun untuk bapak

Biji selasih berwarna maron
Beli pita bentuk ketupat
Terimaksih kepada bapak Imron
Semoga kita cepat naik pangkat 
            




            

















 

Rabu, 24 November 2021

 




JUDUL                   : Pelatihan Belajar Menulis PGRI

TANGGAL            : 24 Nopember 2021

RESUME KE-       : 23

GELOMBANG    : 21

TEMNA                 : Menjadi Penulis Penerbit Mayor

NARASUMBER  : Joko Irawan Mumpuni

 

                Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, kata yang pertama kali ku ucapkan pada malam kali ini, malam pembelajaran yang digagas oleh Om jay. Sedikit kesal untuk memulai tulisan malam ini, malam yang mungkin bagi orang di daerah ku dianggap malam yang menyenangkan tapi tidak bagi ku. Malam ini aku di dampingi oleh 2 bidadari di rumah ku.

                Malam ini adalah malam pertemuan ke-23 dalam Pelatihan Belajar Menulis PGRI, dengan pemateri malam ini adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni dengan moderator Mr Bams. Perlu diketahui Bapak Joko ini adalah pimpinan Penerbit Andi

                Assalamualaikum w.w. Salam sejahtera untuk kita semua Salam Literasi, awal sambutan sang moderator malam ini, Mr Bams. Ijinkan malam ini saya akan menemani bapak ibu guru hebat di kelas menulis ini. Saya Mr. Bams boleh yah perkenalkan sebentar saya seorang guru di kota Bandung , SMP Taruna Bakti. Mengampu Mata Pelajaran Informatika. Nah malam ini kita akan belajar banyak dari orang yang hebat yang menahkodai Penerbit Andi, beliau adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni. Pimpinan Penerbit Andi ini tentunya punya pengalaman yang luar biasa. Saya akan sapa terlebih dahulu. Saya biasa menyapa dengan Om Joko, demikian ucapan sang moderator diujung pembukaan pembelajaran malam ini.

                Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua. Demikian sapa awal narasumber kita malam ini, bapak Joko. Bapak/Ibu/Sdr peserta penulisan malam hari ini, saya senang bisa ketemu dengan semuanya dipelatihan ini, walau hanya dengan WAG. Bila kita belajar menulis dengan guru bahasa maka kita akan diajar fokus untuk bagaimana menggunakan tata bahasa dengan benar, menggunakan PUEBI dengan tepat, menempatkan tanda baca pada tempatnya. Namun... Bila kita belajar menulis dengan para penulis yang telah banyak menerbitkan buku, maka kita akan diberi pengalaman bagaimana beratnya memulai menulis, ditolak penerbit, hingga masa-masa bahagia dan bangga ketika naskahnya diterima dan diterbitkan olah penerbit mayor, apalagi saat bukunya best seller dengan royalty yang gede.

                Nah sekarang kita belajar nulis pada penerbit, tetunya akan dilatih, diberi informasi tulisan-tulisan seperti apa yang diinginkan penerbit untuk diterbitkan, bagaimana cara memasukaan naskah hingga bagaimana dimotivasi untuk segera menulis. Sebelum lebih jauh saya kan memperkenalkan diri dulu kepada semuanya sangat mungkin sekali banyak yang belum mengenal saya, karena saya memang bukan orang yang terkenal.



                Selanjutnya kita akan melakukan placementest, untuk menempatkan diri kita sebenarnya pada posisi apa, dimana terkait dengan tulis menulis buku:



Haloooo ditangga mana kita berada sekarang..

Mr.Bamb tentunya sudah ditangga paling atas... dan mungkin sudah terbang.. canda dan kelakar sang pemateri kepada moderator.  Ketika sudah ada kemauan yang kuat untuk menulis buku, maka pertanyaan selanjutnya adalah kapan mulai menulis dan menulis buku apa? Awas jangan sekedar menulis buku asal jadi bila tidak ingin naskah buku kita ditolak oleh penerbit. Kita harus tahu pertimbangan utama penerbit dalam menerima naskah buku untuk diterbitkan yaitu:             



                Karena penerbit adalah perusahaan maka kita harus tahu posisi perusahaan itu dimana, dimana pula posisi penulis , pembaca dll. Berikut adalah gambar besar industri penerbitan buku:



                Bila gambar besar yang rumit ini disederhanakan akan menajadi seperti ini: Sebelum saya lanjutakan saya mau tanya dulu dengan Mr. Bams... apakah saya memaparkan materi ini terlalu cepat atau bahkan terlalu lambat.. seloroh sang pemateri ditengah-tengah menyampaikan materi malam ini kepada moderator. Baiklah saya lanjut dulu mungkin Mr.Bams sedang bikin kopi lanjut kelakar pemateri bapak Joko. Baiklah kita lanjut dengan materi selanjutnya

                Gambar sederhananya seperti ini..:


                Jadi hanya ada 4 pihak utama yaitru Penerbit, Penulis, penyalur, Penulis lalu pembaca atau pasar buku. Namun demikian perkembangan literasi di Indonesia belum seperti yang banyak pihak harapkan karena masih ada hambatan-hambatan didalamnya: Selanjutnya saya tampilkan bagimana proses buku mulai dari nasakah masuk sampai jadi buku dan didistribusikan sampai ketangan pembaca:



                Rumit kan...? biarin aja itu urusan penerbit. Lalu apa yang akan didapatkan jika penulis bukunya sampai diterima oleh penerbit mayor :



                Bagi Mr.Bams No 4 nggak penting... Tentunya semua peserta malam ini semua itu penting apa yang akan didapatkan kecuali NO. 4 yaitu uang karena semua peserta sudah tidak butuh itu ya… hahahaaa, sembari bercanda kembali narasumber kepada semua peserta malam ini. Ini penjelasannya :



                Nah sekarang saya bertanya apakah dari peserta ini sudah punya ide akan menulis buku dengan tema apa? Apakah setelah punya ide bisa langsung bisa menulis buku? Jika dari ide langsung menulis buku ada resiko buku itu tidak laku karena belum tentu ada komsumennya, oleh karana itu setelah punya ide ada biaknya dipastikan dulu siapa sja yang akan menjadi pembacanya. Jadi prosesnya kan menjadi seperti



Di sela-sela materi, moderator meminta kepada peserta untuk menyiapkan pertanyaan , .Yuk siapkan pertanyaan, bagi penanya silahkan chat ke 088809405468. Kemudian dilajutkan kembali materi oleh narasumber kita, Karena kreteria penerbit dalam memutuskan apakah suatu nasakah akan diterima dan diterbitkan adalah dengan komposisi prosestase bobot penilaian sebagai berikut:





Lalu bagaimana mencari tema tema tulisan yang popular atau sedang ngetrend diburu oleh para calon pembaca. Untuk mengetes apakah tema yang kita pilih sedang ngetrend atau tidak dapat kita uji dengan Google Trend seperti contoh berikut ini:



Apakah tema ‘BATU AKIK” dengan trending? Ini hasilnya:



 

Iya sedang ngetrend tetapi sekitar tahun 2014 sd 2016 sekarang sudah tidak lagi. Jadi pilihan tema “BATU AKIK” saat ini tidak tepat. Berikut adalah contoh contoh tema lain:



Pemasaan ini hasilnya bagus kan..



Tema Big Data juga bagus



                Silahkan nanti semua peserta mencari tema sendiri sendiri yang sedang ngetrend dengan bantuan GoogleTrend. Sudah mulai pusing ya?.... yuk joget dulu juga boleh...masih dengan canda dan kelakar banyolan khas narasumber jika peserta mulai kantuk atau bosan. Mantap jiwa pemateri malam ini. Masuk Pak Joko. Kemudian salah satu menentukan apakah nama penulis nya punya nilai jual atau tidak biasanya penerbit akan cek CV dari penulis tersebut kemudian mengkonfirmasi dengan data Google Cendekia, akun sosmednya berapa followernya, berapa jumlah pertemannanya, bera pa jumlah subscribernya dll. Berikut contoh gambar penulis yang memiliki angka tinggi di google cendekia:





                Yang paling sering ditanyakan oleh penulis salah satunya adalah”berapa oplah cetak buku tersebut” nah jawabnya tergantung dari apakah tema buku itu memlki daur hidup yang panjang atau pendek, apakah tema buku tersebut memiliki pasar yang lebar? Yang paling besar oplahnya (jumlah eksemplar dicetak) dalah bila memiliki tema dengan daur hidup panjang serta memiliki pasar yang luas, sehingga bias digambarkan dengan kwadaran seperti ini:



                Kini format konten buku tema buku sudah harus menyesuikan dengan perkembagan pemasaran yang baru yaitu Marketing 5.0. lalu apa yang dimaksud dengan Marketing 5.0 adalah:



                Saluran yang ada ditengah toko buku misalnya akan terpangkas, karena pembaca lebih suka beli langsung dari penerbit bias dengan online. Inilah gambar bagimana middleman akan hilang:



                Pergeseran perilaku konsumen juga akan mempengaruhi tema-tema buku apa saja yang akan laku. Perhatikan pergeserannya:



Perhatikan pula tema tersebut akan disasar untuk gererasi apa: perhatikan gambar ini:



Format buku apa yang sering dibeli:



Jenis tulisan apa yang paling diminati:



                haha beruntunglah kelas ini ada hal hal baru yang saya paparkan.. Akhirnya kita akan diskusi dan Tanya jawab. Namun untuk menutup sesi ini saya akan membagi 3 slide menarik ini:







Terimakasih waktu saya kembalikan ke moderator.. ucap sang narasumber diakhir menyampaikan materi. Selanjutnya akan dibuka sesi tanya jawab.

                Kalau Penerbit Andi buku yang paling laku, buku apa Om ? pertanyaan ini pertanyaan pertama dibukanya sesi tanya jawab oleh sang moderator kepada narasumber. Saat ini buku yang paling laku di Penerbit ANDI adalah buku Sekolah terutama SMK, lalu buku Kampus terutama informatika/komputer, kemudian buku buku populer seperti Novel, buku kesehatan dll, jawab narasumber atas pertanyaan Mr Bams. Selanjtnya banyak pertanyaan yang diberikan kepada narasumber oleh peserta malam ini, salah satunya datang dari pulau Celebes, Sulawesi.

                Assalaamu ‘Alaikum Warahmatullaahii Wabarakaatuh. Ijin Bertanya Nama Saya Arham Asal Donggala Sulawesi Tengah, menyimak paparan materi yang narsum sampaikan tentang sistem penilaian naskah/karya ilmiah di penerbitan terdiri atas editorial,peluang dan potensi pasar,keilmuan, dan reputasi penulis, pertanyaan saya apakah bapak bisa jelaskan secara detil sistem penilaian tersebut, dan untuk reputasi penulis ini apakah mendeskripsikan diri penulis itu sendiri ? Terima kasih sebelumnya.  Bapak Joko pun menjawab pertanyaan kawan kita ini “Bagi penerbit bobot yang paling penting dalam penilaian naskah adalah peluang potensi pasar, ini dapat dilihat dari apakah temanya sedang ngtrend? sedang dibutuhkan pasar? dan yang nggak kalah penting adalah reputasi penulisnya ; apakah penulis memiliki sitasi yang cukup (lebih dari 10000) bagi dosen, atau memiliki sosial media dengan pengikut yang fanatik dan memadai..” ucap narasumber.

                Nah...om ini pertanyaan yang sedikit beda ya 😂. Om selama jadi pimpinan di sebuah penerbitan, adakah buku yang berkesan yang diterbitkan oleh ANDI. Judul buku apa? Alasannya apa ?. lagi-lagi pertanyaan Mr Bams kepada Om Joko. “Ada yaitu buku dengan Judul PERPAJAKAN yang ditulis oleh Wakil Menteri keuangan... sejak ditulis 20 th lalu mengalami revisi 10 kali tetap laris manis, bahkan sampai dibajak dimana-mana..” jawab Om Joko kepada Mr Bams.

                Terima kasih banyak Om Joko atas materi dan diskusinya malam ini. Semoga apa yang disampaikan menjadi kebaikan yang tiada henti menjadi pahala yang luar biasa. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. Semoga di masa mendatang, saya dapat menjadi salah satu penulis di penerbit mayor.